Filter Close Up: Solusi belajar makro murah minim resiko

Beberapa hari yang lalu pesanan close up filter saya sampai di rumah dengan selamat meski harus datang agak malam, maklum sore harinya hujan melanda. Barulah esok harinya filter close up ini saya coba. Kebetulan filter close up ini datang tidak hanya satu buah tapi satu set dengan isi 4 buah filter mulai dari ukuran filter +1, +2, +4, dan +10.
Sebenarnya saya sendiri sudah pernah mencoba filter close up ini beberapa tahun lalu, tapi karena statusnya pinjaman jadi kurang maksimal menggunakannya. Filter close up sendiri adalah salah satu cara untuk melakukan fotografi makro/mikro. Selain menggunakan lensa khusus makro (seperti Canon 100mm macro atau Nikon 105mm micro), extention tube, bellow, reversed lens, dan filter close up adalah sarana yang digunakan untuk fotografi makro.
Filter close up adalah lensa sekunder sederhana yang digunakan untuk fotografi makro tanpa membutuhkan lensa khusus. Cara kerjanya hampir sama dengan kaca pembesar atau lup yang membuat fokus lebih terlihat jelas. Hal ini membuat jarak fokus minimum semakin dekat dan membuat kamera lebih dekat dengan objek. Biasanya filter close up dipasang di depan lensa utama. Penggunaan filter close up ini dapat digabungkan seperti filter +2 dengan filter +4 tetapi dengan konsekuensi berkurangnya kualitas gambar dan semakin sempitnya ruang tajam. Kelemahan dari filter close up sendiri adalah efek chromatic abberation dan berkurangnya ketajaman.

Tetapi beberapa filter close up yang bagus dapat menghasilkan foto yang baik tanpa mengurangi ketajaman terlalu banyak.
Filter close up dapat diperoleh dengan harga mulai dari 150 ribuan sampai hampir 1 juta-an tergantung merek dan kualitas lensanya. Terakhir memantau di toko kamera langganan di kawasan Kramat Gantung Surabaya ada filter close up dengan harga 250 ribuan untuk ukuran 58mm.

Author: @zuhdijaya
(Source: kecanduancahaya.wordpress.com)